Kuytanda.com | PEKANBARU— Pemerintah Provinsi Riau melaporkan kemajuan signifikan dalam pembangunan Tol Lingkar Pekanbaru, yang kini telah mencapai 50% progres fisik dari total panjang trase 30 kilometer. Capaian ini menjadi indikator kuat atas komitmen percepatan infrastruktur strategis di wilayah Sumatera.
Tol Lingkar Pekanbaru dirancang untuk mengurai kemacetan inti kota, memperlancar arus logistik, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Provinsi Riau. Target penyelesaian proyek ini ditetapkan pada akhir tahun 2025, menjadikannya bagian penting dari transformasi sistem transportasi kawasan.
“Proyek ini bukan sekadar infrastruktur fisik, tetapi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan integrasi kawasan di Riau,” ujar Aditya, perwakilan pelaksana proyek Kamis 22/05/2025
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyebutkan bahwa Pemerintah daerah terus melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan kelancaran proyek, mulai dari pembebasan lahan, penyelesaian teknis konstruksi, hingga keterlibatan masyarakat secara aktif.
Dan Pembangunan tol ini juga diharapkan mendukung program Riau Hijau dan Ekonomi Berkelanjutan, dengan desain jalur yang mengedepankan efisiensi dan minim gangguan ekologis.”ungkapnya
Tentang Proyek:
Tol Lingkar Pekanbaru merupakan bagian dari jaringan jalan tol Trans Sumatera yang menghubungkan sektor ekonomi utama di Riau. Pembangunan ini menjadi prioritas nasional dalam RPJMN 2020–2025***(habib)









