Kuytanda.com|Jayapura – Pendeta Jantje Willem Maury dari Jayapura menyampaikan doa dan harapannya untuk keberhasilan Ops Damai Cartenz 2025 di Papua.selasa (18/2/2024).
Beliau berharap agar Satuan Tugas Operasi Damai tersebut dapat bekerja secara efektif demi mewujudkan kedamaian bagi umat Tuhan yang tinggal di tanah Papua.
“Dengan penuh harapan dan doa, kami berharap agar Satgas Ops Damai Cartenz 2025 dapat menjalankan tugasnya dengan baik sehingga umat Tuhan di Papua dapat merasakan kedamaian yang telah lama mereka dambakan,” ujar Pdt. Jantje Willem Maury.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pendeta Maury juga mengajak seluruh umat untuk bersikap bijak dan cerdas dalam menghadapi segala situasi yang timbul di Papua. Beliau menekankan pentingnya berpikir secara rasional dan cerdas dalam menyikapi setiap peristiwa yang terjadi di wilayah tersebut.
“Kami berharap kepada umat Tuhan di atas tanah Papua, mari kita semua berpikir dengan bijak, berpikir dengan cerdas dalam menyikapi setiap hal-hal yang terjadi di Papua,” tambahnya.
Menyadari bahwa krisis dan konflik sering kali melanda Papua, Pendeta Maury mengambil inspirasi dari Mazmur 91 ayat 14 yang berbicara tentang perlindungan Tuhan bagi mereka yang setia. Ayat tersebut menyiratkan pesan bahwa dengan memiliki iman yang teguh pada Tuhan, seseorang akan dilindungi dan dijaga-Nya.
Pendeta Jantje Willem Maury meyakini bahwa pemahaman akan ajaran tersebut dapat memotivasi umat Tuhan di Papua untuk menjalani hidup dengan penuh keberanian dan kedamaian. Ia berpendapat bahwa dalam situasi yang penuh ketegangan dan konflik, adalah penting bagi umat Tuhan untuk tetap tenang dan menjaga keutuhan serta persatuan di tengah perbedaan.
Melalui doa dan harapan yang disampaikannya, Pendeta Maury ingin mengajak semua pihak terkait, baik itu dari kalangan agama maupun pemerintah, untuk bersatu dalam membangun perdamaian yang langgeng di Papua. Ia meyakini bahwa dengan kerjasama yang baik dan kepercayaan kepada Tuhan, segala tantangan dan hambatan yang dihadapi dapat diatasi dengan baik.
Dengan keyakinan dan harapan yang tulus, Pendeta Jantje Willem Maury menutup sambutannya dengan doa agar Ops Damai Cartenz 2025 di Papua dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang positif bagi semua pihak yang terlibat. Semoga kedamaian, persaudaraan, dan kebahagiaan senantiasa mengalir di tanah Papua, oleh rahmat Tuhan Yang Maha Esa.









